6 Band Folk Asli Indonesia Yang Iamazinc Banget

Kira-kira 3 atau 4 tahun lalu saya mulai suka mendengarkan musik folk Indonesia.  Memang dasarnya saya tidak terlalu suka dengan musik-musik yang sedang in di radio atau di tv, saya lebih suka musik reggae atau ska, atau musik yang liriknya sedikit berbeda dari biasanya. Bagi saya band-band atau pemusik yang tak terjebak pada selera pasar itu keren. Musik memang soal selera, setiap orang pasti punya selera musik yang berbeda. Tapi sekarang ini saya rasa musik folk sudah mulai mempunyai tempat di telinga pendengar musik Indonesia.

Musik folk yang saya dengar pertama kali adalah lagu “Menari” dari Teman Sebangku di EP yang berjudul “Menari Bersama”. Saya dengar lagu ini kira-kira tahun 2012, lirik yang menurut saya sederhana dan musik yang riang membuat saya langsung jatuh cinta dengan lagu ini.  Sejak saat itu saya mulai mendengarkan musik-musik jenis ini. Dan saya mulai mengenal band-band lainnya seperti Payung Teduh, Silampukau, Float, Banda Neira, Mr. Sonjaya, Stars & Rabbit, Dialog Dini Hari, Danilla Riyadi dan masih banyak lagi.

Semakin banyaknya band folk yang bermunculan, makin banyak juga pilihan lagu yang bisa kita dengar. Nah amazing people, disini saya akan kasih beberapa band folk Indonesia yang biasa saya dengarkan, semoga kalian juga suka yaa!!!

  1. Payung Teduh
payung-teduh
Payung Teduh

Band asal Jakarta ini terbentuk pada akhir 2007 dengan formasi awal Is dan Comi, lalu mereka mengajak Cito untuk bergabung pada tahun 2008 dan mengajak Ivan pada tahun 2010. Lagu pertama mereka Angin Pujaan Hujan memunculkan warna mereka sendiri. Setelah itu tercipta pula lagu-lagu lainnya lalu di akhir tahun 2010 mereka merilis album indie pertamanya yang berisi lagu Angin Pujaan Hujan, Resah, Cerita tentang Gunung dan Laut, Berdua Saja, Untuk Perempuan yang Sedang di Pelukan, Malam, Kucari Kamu, Tidurlah, Kita adalah Sisa-sisa keikhlasan yang Tak Diikhlaskan, dan Amy.

Di tahun 2012 mereka merilis kembali album “Dunia Batas” yang berisi lagu Berdua Saja, Menuju Senja, Untuk Perempuan yang Sedang Dalam Pelukan, Rahasia, Angin Pujaan Hujan, Diujung Malam, Resah dan Biarkan.

 

  1. Silampukau
silam-pukau
Silam Pukau

Silampukau adalah band yang berasal dari Surabaya yang digawangi oleh Eki dan Kharis. Band ini terbentuk pada tahun 2009. Yang membedakan mereka dari band folk lainnya adalah sebagian besar  lirik lagunya yang menceritakan tentang kehidupan orang biasa di Surabaya. Lirik yang mereka sajikan sarat akan pesan-pesan, meskipun liriknya sederhana tapi terdengar sangat indah.

Pada tahun 2010, mereka mengeluarkan EP yang berjudul Sementara Ini yang berisikan lagu Pagi Itu, Cinta Itu, Hei, Sampai Jumpa dan Berbenah.

Tahun 2015 mereka merilis album Dosa, Kota & Kenangan yang berisikan lagu Balada Harian, Si Pelanggan, Puan Kelana, Bola Raya, Lagu Rantau (Sambat Omah), Doa 1, Malam Jatuh di Surabaya, Sang Juragan dan Aku Duduk Menanti.

 

  1. Banda Neira

banda-neiraBanda Neira adalah band yang terdiri dari dua orang, yaitu Ananda Badudu dan Rara Sekar yang terbentuk pada tanggal 25 Februari 2012. Banda neira sudah merilis beberapa album, yaitu Di Paruh Waktu (EP) dan Berjalan Lebih Jauh. Dalam album tersebut kita akan menemukan lirik-lirik lagu puitis seperti Di Atas Kapal Kertas, Ke Entah Berantah, Rindu (musikalisasi puisi Subagio Sastrowardoyo), Kau Keluhkan (Esok Pasti Jumpa), Berjalan Lebih Jauh, Hujan di Mimpi dan Di Beranda.

 

  1. Stars & Rabbit
http://www.abadgeoffriendship.com/
http://www.abadgeoffriendship.com/

Stars & Rabbit terbentuk dari dua orang yaitu Elda dan Adi. Band ini lahir pada tahun 2011. Single mereka yang berjudul Worth It dengan vokal Elda yang sangat unik dan alunan musik gitar dari Adi berhasil memikat hati penikmat musik Indonesia. Selain itu lagu-lagu lain dari Stars & Rabbit sangat patut didengarkan seperti Man Upon The Hill, Old Man Finger, I’ll Go Along, Like It Here, Cry Little Heart, You Were the Universe, Summerfall, The House, Catch Me dan Rabbit Run.

 

  1. Dialog Dini Hari
http://guswibphotography.blogspot.co.id/
http://guswibphotography.blogspot.co.id/

Band yang berasal dari Bali ini terbentuk pada tahun 2008, yanng beranggotakan Dadang (Vokal), Brozio Orah (Bass), Putu Deny Surya Wibawa (Drum).  Gaya bermusik mereka terciri dari petikan-petikan gitar serta melodi-melodi yang dimainkan dalam balutan gitar akustik. Judul-judul lagu yang mereka buat membuat kita mengingat hal-hal yang mudah kita lakukan di sekeliling kita namun cenderung melupakannya. lagu-lagu mereka diantaranya Tentang Rumahku, Lengkung Langit, Gurat Asa, dll.

  1. Mr. Sonjaya

mr-sonjayaBand asal Bandung ini terbentuk pada tahun 2009 yang beranggotakan Dimas Dinar Wijaksana (Vokal), Ridha Kurnia Waluya (Gitaris), Yaya Risbaya (Percussion), Andry Cahyadi (Bassist) dan Nuansa Gema (Gitaris).

Album pertama yang mereka rilis berjudul paket music 2009 dengan single Musim Penghujan. Pada akhir Desember 2012 mereka kembali merilis album EP yang berjudul Perjumpaan. Di tahun 2014 mengeluarkan album berjudul Sang Filsuf dan di tahun 2015 mengeluarkan album berjudul Laras Sahaja.

 

 

Tags:

  • No regrets for all of i did, just lessons learned . I'm the boss of my life . penikmat nada . peramu kata . . pecandu senja . pemendam rasa

Ads

You May Also Like

Isyana Berjudi di Lagu Keep Being You

Mungkin tak banyak yang tahu bahwa lagu ‘Keep Being You’ yang jadi single pertama ...

Melamar kekasih lewat lagu “Akad” Payung Teduh

Bila nanti saatnya t’lah tiba Kuingin kau menjadi istriku Berjalan bersamamu dalam terik dan hujan ...

LINE 6 “HELIX”

Waktu terus berlalu ketika kamu mengalih fungsikan efek Analog ke digital. Perangkat effect yang ...